20 Okt 2012

Ulangan Yang Freak


Hallo guys udah lama nih CMan kaga ngepost ("payah lo man") gue juga manusia kali punya kehidupan. Oke guys kali ini CMan bakal bercerita soal kejadian yg CMan alami ("kenapa Man ? loe di cium cowo bukan ?") untuk pertanyaan itu jawabannya adalah "Loe Emang SARAP", di judulnya adalah 'Ulangan Yang Freak' oke intinya kita membahas sambil menceritakan pendiritaan gue dalam masalah ini. Untuk selanjutnya lanjut kebawah coy!!!!
Waktu itu hari senin tepat pukul 05.30 dimana gue harus terbangun dengan lemasnya ketika gue malam seninnya begadang dan doi ngebangunin gue ("Man loe merusak hati gue") diem loe, mungkin ini adalah efek dari bangun jam setengah 6 dimana memang waktu tersebut kalau menurut pepatah kalau kita ga segera bangun rejeki kita dipatok ayam, oke analoginya adalah ketika kita begadang lalu tidur dan akhirnya bangun kesiangan tandanya rejeki kita disantap orang, tapi andaikan kita begadang lalu tidur dan bangunnya 1 jam atau 2 jam kemudian lalu tidur lagi lalu bangun lagi dst. Di jamin hal yang bakal lo rasain adalah "TEPAR YANG BERLEBIH" intinya sih kesalahan gue disini mengapa gue harus BEGADANG????? ("lah kok lo nanya gue Man") biarin suka-suka gue.

Gue bangun seperti biasa pagi-pagi di rumah udah kaya Perang dunia antara anak ke 2 dan anak ke 3 lalu sang ibu saling cek-cok dipagi hari, intinya adalah mengapa kita harus membuat kecek-cokan tersebut dengan orang tua kita, Pertama cekcok dengan ortu itu ya jelas Dosa lah apalagi sampe bilang "Ah,ih,uh,eh,om" ("Man lo ngomong apa mendesah") gue mendesah, Kedua cekcok dipagi hari itu bisa menyebabkan stres berkepanjangan, coba lo bayangin otak kita yang harusnya fresh di pagi hari lalu mendengan cekcok tersebut mungkin otak kita bakal langsung tengkurep atau langsung payungan karena tiba-tiba di otak kita muncul petir dan itu sangatlah "DAMN", Ketiga cekcok di pagi hari dapat menyebabkan kehilangan energi lebih dari masturbasi, mengapa gue bisa mengatakan hal sejorok itu, ya intinya masturbasi cuman ejakulasi lalu badan kita lemes, sedangkan cekcok menyebabkan tenaga kita keluar banyak sampe lemes dan otak kita jadi sengklek, intinya sih kedua hal tersebut "DILARANG".

 Oke skip masalah cekcok dipagi hari takut gue ngomong yg jorok-jorok lagi, ketika gue berangkat sekolah gue merasakan ada sesuatu yg ganjil It's looks like hard intuition tapi guru gue mengatakan kalau kita mengandalkan perasaan atau perkiraan itu sama aja kita bakal salah besar. Untuk awal-awalnya sih gue percaya-percaya aja intinya guru adalah sumber dari segalanya selain buku. Begitunya sampe di sekolah biasa gue nongkrong sama temen-temen cowo dengan coolnya, dan yang cewe nongkrong sama kawanannya dan itu sangatlah "FREAK" ketika para cowo mendengarkan para wanita itu bergosip, bayangin aja ketika cewe bergosip or maybe they call this "CHIT-CHAT", dari satu masalah bisa merembet menjadi masalah lain contohnya adalah Suju yang sekarang lagi ngetren, ketika mereka membicarakan Suju, Pertama mereka membicarakan personilnya, Kedua mereka membicarakan personil yang mereka sukai, Ketiga mereka membicarakan hobby/kelakuannya dan yang Keempat mungkin mereka membicarakan Sempak dari personil tersebut *eh ("wah parah lo Man") ingat suka-suka GUE!.

Guru pertama pun masuk, di pelajaran pertama kami masih bisa tampak cool, kenapa ?, karena guru ini mendefinisikan lucu sesuai dengan maksudnya, ketika kita ngelawak guru tersebut malah menganggap lawakan kita garing, dan ketika guru tersebut melawak beliau hanya tertawa sendiri "TAMAT", nah pelajaran mulai rese ketika kita masuk pelajaran kedua yaitu Geografi yang harusnya sebelum pelajaran tersebut istirahat dulu, kenapa bisa disebut "RESE" karena guru tersebut mengambil waktu istirahat kita, gue yang nganggap waktu itu adalah istirahat diajak temen gue bernama Tyar buat jajan ke pasar sekolah, maklum setiap pagi kebiasaannya adalah jarang sarapan, jadi ketika  ia di Sekolah pasti dia suka demo "AKU LAPAR......" sambil teriak-teriak mengelilingi sekolah *plak, oke gue nurut aja perkataan dia, di perjalanan menuju pasar feeling gue udah merasa ada yang ngaco kayanya ada sesuatu yang salah dengan kejadian ini, kita pun akhirnya makan dengan santainya di pasar. Feeling gue yang makin ga enak waktu itu memburu-buru si Tyar buat makan dengan cepat maklum dia kalo makan udah kaya Keong, dengan cepatnya akhirnya di menyelesaikan makan lalu kami pun berlari dengan kencang dan benar saja sang guru Geografi pun sudah masuk dan membagikan kertas ulangan, Gue yang pertama kali masuk diintrogasi oleh guru tersebut sampe nunduk-nunduk, entah kenapa si Tyar yang masuknya telat dengan gaya selengehan masuk dan berkata "saya abis makan bu" dengan gaya nantangin tuh guru, di pikiran gue, gue berkata "LOE UDAH SARAP YA, GURU SEKILLER INI LOE TANTANGIN" akhirnya kita diceramahin dengan cara killer dan diperbolehkan ulangan.

Intinya yang harus diperhatikan disini adalah Feeling it's look like something in our life that can't be forgotten, kenapa gue bilang gitu ?, walaupun guru gue mengatakan feeling itu selalu salah, tapi menurut gue Feeling itu bisa menunjukan sesuatu yang benar jika logika kita sudah benar jadi intinya Feeling kalau menurut gue itu diperbolehkan asalkan Feeling yang disini adalah tidak disalah gunakan untuk keGRan ketika kita diketika cewe/cowo OKE.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar